5 Makanan yang Tidak Baik Dikonsumsi Setiap Hari


Bagi Anda yang sedang menjalankan pola makan sehat untuk mengontrol berat badan, bisa jadi Anda salah memilih makanan harian. Bukannya tubuh ideal yang didapat, tapi malah merusak diet Anda.



Tidak selamanya makanan yang terlihat sehat karena mengandung nilai gizi yang baik, bagus untuk dikonsumsi sehari-hari. Dilansir dari Health Me Up, ada beberapa makanan yang tidak baik jika dikonsumsi setiap harinya. Apa sajakah itu? Berikut penjelasannya.

1. Segelas Susu
Susu memang sehat, tapi bisa mengganggu proses diet Anda. Jika anda biasa mengonsumsi susu setiap pagi, saat ngemil dan sebelum tidur, coba berhenti selama sebulan dan rasakan perbedaannya. Jika berat badan turun, maka ini bisa menjadi solusi diet Anda. Konsumsilah susu sesekali, jangan setiap hari.


2.Karbohidrat Tinggi Saat Ngemil Sore
Seringkali Anda merasa lapar di sore hari. Untuk menganjal perut, tanpa ragu Anda memakan makanan berkabohidrat tinggi. Sandwich dan samosa adalah contoh makanan berkarbohidrat yang sering dijadikan camilan.
Pilihan makanan ini berisiko pada diet Anda. Lebih baik pilih makanan yang kaya protein dan lemak tak jenuh seperti kacang.

3. 'Snack Sehat'
Melihat label seperti ini pada makanan membuat kebanyakan orang tidak ragu mengonsumsinya terus-menerus. Padahal makanan ini tidak sepenuhnya sehat, karena dari hasil olahan. Tetap saja nutrisi terbaik adalah makanan alami. Seperti kacang, buah dan sayur.

4. Kentang
Riset membuktikan bahwa kentang adalah salah satu makanan yang menambah berat badan. Kentang juga merupakan salah satu makanan yang sering ditambahkan pada makanan lain sebagai penambah rasa atau makanan sampingan. Sebaiknya ganti kentang dengan sayuran hijau.

5. Makan Manis Setelah Makan
Banyak yang suka mengonsumsi makanan manis setelah makan seperti pencuci mulut. Hal ini sebenarnya tidak perlu sama sekali. Tidak perlu menambah gula setelah makan karena Anda sudah mendapatkannya.


6. Mie Instan
Banyak anak kecil yang suka mie instan. Kadang selain tiap hari, bisa jadi mereka makan mie instan 2 kali atau bahkan selalu makan mie instan. Ini karena rasa mie instan yang gurih sekali karena memakai berbagai bumbu yang tak jarang berbahaya bagi kesehatan seperti MSG, perasa buatan sehingga rasanya jadi seperti rasa ayam, sapi, bakso, dsb, pengawet buatan, dan sebagainya.

Di tabloid Nova dikisahkan seorang anak yang bernama Hilal ususnya harus dipotong karena kebanyakan makan mie instan.
Sebaiknya jangan biarkan anak makan mie instan. Jika pun harus, masaklah air yang banyak. Sisihkan sebagian air untuk kuah dan masukan ke piring. Setelah itu baru masukan mie. Buang air rebusan mie (jangan dimakan). Bumbu cukup separuh dan perbanyak airnya hingga penuh agar bumbunya jadi hambar.
Memang jadinya kurang begitu enak. Tapi itu lebih baik ketimbang usus harus dipotong seperti kasus anak di bawah ini.
Di Kompas.com diberitakan Petugas Departemen Kesehatan dan Makanan Taiwan melakukan razia mendadak ke beberapa toko dan menyita mi instan Indomie produksi Indonesia. Mereka menyatakan, mi instan buatan Indofood tersebut mengandung dua bahan yang tidak diperkenankan untuk digunakan dalam makanan dan dilarang diperjualbelikan.


sumberhttp://www.kaskus.us/showthread.php?t=9804300

Bagaimana Komentar Anda?

Yuk Liat Yang Unik Lainnya



1 komentar:

Kerajaanhosting masa depan hosting Indonesia mengatakan...

yg no 5, itu sering orang2 kaya sering ngelakuinny :D

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...